Tuesday, 1 April 2014

Dugaan keterlibatan penumpang Malaysia Airlines Penerbangan MH370

gambar pesawat MH370

Dugaan keterlibatan penumpang Malaysia Airlines Penerbangan MH370

Dua pria yang teridentifikasi di manifest, seorang warga negara Austria dan seorang warga negara Italia, masing-masing melaporkan bahwa paspornya dicuri pada tahun 2012 dan 2013. Interpol menyatakan bahwa kedua paspor terdaftar di basis data paspor hilang dan curian, dan tidak ada pemeriksaan yang dilakukan terhadap basis datanya. Menteri Dalam Negeri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengkritik pejabat imigrasi negaranya karena gagal mengehtnikan penumpang yang bepergian dengan paspor Eropa curian.
Dua tiket sekali jalan yang dibeli untuk pemegang paspor curian tersebut dipesan melalui China Southern Airlines.Dilaporkan bahwa seorang warga negara Iran memesan tiket termurah ke Eropa melalui telepon di Bangkok, Thailand, dan tiket tersebut dibayar tunai. Dua penumpang ini kemudian diidentifikasi sebagai warga negara Iran, masing-masing berusia 19 dan 29 tahun, yang masuk ke Malaysia tanggal 28 Februari menggunakan paspor Iran yang sah. Kepala Interpol mengatakan bahwa organisasinya "menolak menyimpulkan bahwa [hilangnya pesawat] bukan insiden teroris". Kedua pria tersebut diyakini sebagai pencari suaka.
China Daily melaporkan bahwa ada juga seorang penumpang di manifest Malaysia Airlines yang tidak cocok dengan nama pemegang dan nomor paspornya.
Menyadari bahwa pesawat ini mungkin dibajak oleh seseorang yang terampil, dugaan juga sempat diarahkan kepada seorang penumpang yang bekerja sebagai teknisi penerbangan untuk sebuah perusahaan penyewaan jet Swiss.

Pilot

Kepolisian menggeledah rumah pilot dan kopilot. CNN memberitakan bahwa polisi juga menyelidiki simulator penerbangan di rumah pilot dan pejabat intelijen AS menduga orang-orang yang berada di kokpit bertanggung jawab atas hilangnya pesawat ini.

Kargo

Tanggal 17 Maret, kepala eksekutif Malaysia Airlines, Ahmad Jauhari Yahya, tanpa mengungkap manifest penerbangan mengatakan bahwa pesawat ini mengangkut 3 sampai 4 ton manggis dan tidak ada muatan yang berbahaya. Tiga hari kemudian, ia juga membenarkan bahwa baterai mudah terbakar yang diidentifikasi sebagai lithium-ion juga berada di dalam pesawat. Ia menambahkan bahwa semua kargo "dikemas sesuai peraturan ICAO", diperiksa beberapa kali, dan sudah mematuhi peraturan. Pemerintah Malaysia menolak permintaan pengungkapan manifest kargo MH370 secara terperinci. Negara dan pihak pencari yang terlibat dalam proses pencarian dan penemuan di laut mengungkapkan rasa frustrasi mereka. AMSA menyatakan kekhawatirannya karena kerahasiaan manifest tersebut bisa mengganggu upaya pencarian di Samudra Hindia.

*Semoga bermanfaat informasi ini
*sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia_Airlines_Penerbangan_370)

No comments:

Post a Comment

Configure Popular